Hay teman-teman semuaaaa …… :D ini rangkuman dari pembahasan 2 sampai 4. Dalam pembahasan kali iini saya ingin berbagi ilmu sama

temen-temen semua map yaa sebelumnya banyak basa-basi hehehe langsung ajahhhhh ………

 

pert 2 :

Mengenal Perintah Dasar Pada Sistem Operasi Unix

 

Stuktur Dasar Perintah Pada Unix

Perintah-perintah yang terdapat pada sistem operasi unix umumnya adalah berupa command line. yangCase-Sensitive, artinya perintah ini membedakan dua perintah dengan huruf besar dan huruf kecil. Hal ini juga berlaku untuk file dan direktori.

Misalnya :

isi file1 berbeda dengan isi File1

Sedangkan perintah buil-in pada Unix umumnya menggunakan huruf kecil

Struktur dasar perintah command line tersebut pada unix adalah sebagai berikut :

perintah [pilihan] [argumen]

Penjelasan :

-  Perintah, adalah command yang digunakan untuk melakukan suatu action.

- Kurung siku menyatakan bahwa yang ada di dalamnya bersifat optional. Bisa ada,bisa tidak.

-  Pilihan (option) untuk mengubah atau menambah default tindakan dari perintah.

- Argument menyatakan objek yang akan diproses oleh perintah. Bagian ini umumnya berupa file tetapi bisa juga berisi data yang akan diproses.

Sebagai contoh, suatu perintah mempunyai format sebagai berikut :

 

kh [-wc] file…

Artinya, bentuk suatu perintah berikut diperkenankan :

$kh -w file1

$kh -w -c file1 file 2

$kh file2

$kh file1

Pilihan (Option)

Sebuah pilihan adalah bagian dari baris perintah, berupa sebuah kata yang diawali dengan tanda minus (-), yang mengontrol tindakan dari suatu perintah.

Sebagai contoh, ls adalah utilitas yang digunakan untuk menampilkan isi dari suatu direktori. Perintah ls bisa tidak mengandung pilihan maupun argumen. Hasilnya berupa nama-nama file pada direktori kerja (sama seperti dir pada Dos). Untuk mengubah tindakan default dari ls, pilihan seperti -l (menampilkan informasi file, seperti ukuran file) dapat ditambahkan.

$ls

file1

file2

file3

$ls -l

total 3

-rwx-rw-r– 1 user_name group 3k

-rw—r—r– 1 user_name group 4k

-rw—rw-rw 1 user_name group 5k

 

 

 

 

 

 

 

Perintah untuk manajemen file :

PERINTAH

KETERANGAN

Cat

Menampilkan isi file (seperti type pada Dos)

Cp

Menyalin satu atau beberapa file (seperti copy pada Dos)

Find

Mencari file tertentu pada suatu direktori (seperti Dir pada Dos)

Ls

Menampilkan informasi file

More

Menampilkan file per screen

Mv

Memindahkan suatu file ke direktori lain

Pg

Menampilkan isi suatu file teks per layar

Rm

Menghapus file (sama seperti Del pada Dos)

 

Perintah Manajemen Direktori

PERINTAH

KETERANGAN

Cd

Mengaktifkan suatu direktori sebagai direktori

Copy

Menyalin seluruh struktur direktori ataupun file

Mkdir

Membuat direktori baru

Pwd

Menampilkan nama direktori tempat kita bekerja

Rmdir

Menghapus direktori

 

 

 

 

 

 

Perintah untuk mengatur Akses Direktori

PERINTAH

KETERANGAN

Chgrp

Mengubah group dari suatu direktori

Chmod

Mengubah permisi dari suatu file atau direktori

Chown

Mengubah pemilik dari suatu file atau direktori

 

Perintah Lingkungan Sistem

PERINTAH

KETERANGAN

exit

Keluar dari shell pada Bourne shell dan Korn shell

Id

Menampilkan nama pemakai beserta identitas dari pemakai

logname

Menampilkan nama pemakai

Logout

Keluar dari shell pada C shell

man

 

Menampilkan dokumentasi online dri suatu perintah Unix (sama seperti

Help)

newgrp

Mengubah group efektif

passwd

Mengganti password

set

Menampilkan variabel lingkungan pada shell pemakai

tty

Menampilkan nama identitas (port) terminal

uname

Menampilkan nama sistem operasi

whoami

Menampilan nama pemakai yang sedang menggunakan system

 

Perintah Yang Berhubungan dengan Layar

PERINTAH

KETERANGAN

Banner

Menampilkan tulisan berukuran besar

Clear

Menghapus layar (sama seperti Cls pada DOS)

Echo

Menampilkan tulisan ke layar

 

Perintah yang berhubungan dengan Proses

PERINTAH

KETERANGAN

Kill

Menghentikan suatu proses berdasarkan identitas proses

Ps

Menampilkan proses yang sedang berjalan

Sleep

Menunda eksekusi (proses yang tidak mengerjakan apa-apa selama

beberapa detik)

 

Perintah-perintah lain

PERINTAH

KETERANGAN

Bc

Utilitas untuk melakukan perhitungan

Cal

Menampilkan Kalender

Date

Menampilkan tanggal dan jam sistem

Grep

Mencri file-file yang mengandung kata tertentu

Lp

Mencetak file ke printer

Mail

Utilitas untuk menyampaikan pesan tertulis ke pemakai lain

Sort

Mengurutkan data

Vi

Editor teks

Wc

Menghitung jumlah karakter, kata, dan baris pada suatu file

pert 3 :

 

Hak Izin Akses File

Setiap file Linux memiliki status izin akses (file permission). Maksudnya setiap file memiliki informasi untuk mengatur siapa saja yang berhak untuk membaca, menjalankan atau mengubah file tersebut. Tujuannya adalah untuk menjaga privasi file, keamanan serta integritas sistem agar tidak terganggu. Izin akses ini otomatis diberikan saat file atau direktori tersebut dibuat.

 

Melihat Izin Akses File

Untuk mengetahui izin akses suatu file dapat digunakan perintah ls dengan option -l

Contoh :

[arie@localhost Desktop]$ ls –l

drwxr-xr-x 2 arie arie 1024 Jan 24 05:36 dataku/

-rw-r–r– 1 arie arie 5580 Jan 2 20:36 device.desktop

-rw-r–r– 1 arie arie 4498 Jan 2 20:36 Home.desktop

-rw-rw-r– 1 arie arie 225 Jan 15 20:57 kchmviewer.desktop

-rw-r–r– 1 arie arie 0 Jan 23 05:32 tesfile

 

Pada tampilan tersebut, terdapat 9 kolom.

-rw-r–r–        : ini adalah izin akses file

2                      : link file

arie                  : pemilik file

arie                  : nama group pemilik file

5580    : ukuran file

Jan                  : nama bulan pembuatan/modifikasi file

24                    : tanggal pembuatan/modifikasi file

20:36   : jam pembuatan/modifikasi file

device.desktop : nama file

 

Izin akses file ada tiga, yaitu :

r : read (membaca)

w : write (menulis)

x : execute (menjalankan)

Untuk izin akses file terdapat 10 digit karakter, yang dibagi menjadi tiga kelompok. Yaitu :

-rwxrwxrwx

1 Karakter pertama ( – ), digunakan untuk menentukan tipe file. Tipe yang ada :

-           : file biasa

d          : direktori

l           : link

c          : special file

s           : socket

p          : name piped

b          : block device

 

3 karakter kedua (rwx), digunakan untuk ijin akses file terhadap user pemilik file.

3 karakter ketiga (rwx), digunakan untuk ijin akses file terhadap group pemilik file.

3 karakter keempat (rwx), digunakan untuk ijin akses terhadap other (user dan group yang lain).

Dengan demikian, pada contoh file device.desktop ini bisa dibaca sbb.       -rw-r–r– 1 arie arie 5580 Jan 2 20:36 device.desktop

merupakan file biasa, pemilik file mempunyai ijin akses read dan write, groupnya mempunyai ijin akses read dan other mempunyai ijin akses read.

Sekarang coba anda lihat ijin akses anda untuk file yang sudah pernah anda buat di direktori /dataku dengan perintah ls – l. Sebelum mengetikkan perintah tersebut pastikan direktori aktif anda adalah /dataku

 

 

File puisigombal.txt milik user dhanie. Untuk ijin aksesnya Dhanie bisa membaca (r) dan menulisi (w) file tersebut. Sedangkan user yang lain hanya bisa membaca saja.

Mengubah Izin Akses File

Ijin akses sebuah file dapat dirubah sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengubahnya digunakan perintah chmod. Ada 2 macam mode mengubah Izin Akses File, yaitu Symbolic mode dan Octal mode.

 

  •  Simbolic Mode

Untuk mengubah ijin akses file dengan Simbolic Mode, anda harus memahami aturan-aturannya seperti dibawah ini.

User pemilik file disingkat u

Group pemilik file disingkat g

User dan group lain disingkat o (other)

Atau bisa juga digunakan singkatan a untuk mewakili ugo.

Untuk menambahkan ijin akses digunakan tanda + (plus)

Untuk mengurangi ijin akses digunakan tanda - (minus)

Format : chmod option ugo ijin_akses nama_file

Contoh :

Lihat lebih dulu ijin akses file sebelum diubah

 

[arie@localhost Desktop]$ ls -l tesfile

-rw-r–r– 1 arie arie 0 Jan 23 05:32 tesfile

Disini anda bisa mempraktekkannya dengan file milik anda

 

 

Lalu ubahlah dengan menambahkan ijin execute pada user.

[arie@localhost Desktop]$ chmod u+x tesfile

Setelah mendapat ijin akses execute, file secara default berubah menjadi

warna hijau.

Perhatikan perubahan ijin aksesnya dari -rw-r–r– (sebelum diubah ijin aksesnya) menjadi -rwxr–r– setelah diubah ijin aksesnya.

 

 

Contoh-contoh lain :

[arie@localhost Desktop]$ chmod ugo-r tesfile

[arie@localhost Desktop]$ chmod ugo+rw tesfile

  • Setiap kali Anda melakukan perubahan ijin akses, cek kembali file tersebut untuk memastikan.

 

  •  Octal Mode

Mode ini menggunakan angka octal (0-7) untuk melambangkan hak

akses. Digambarkan sebagai berikut.

 

 

Format : chmod option nilai_oktal nama_file

Contoh :

 

 

Setelah diubah ijin aksesnya file puisigombal.txt sekarang memiliki hak akses -rwxrwxrwx. Sehingga user, group, others bisa membaca, menulis dan menjalankan file tersebut.

Cobalah dengan kombinasi nilai octal yang lain lalu amati hasilnya.

dhanie@localhost:~/dataku$ chmod 664 puisigombal.txt

 

 

Kepemilikan File dan Group

Untuk keamanan dan privasi, setiap file di Linux memiliki indentitas kepemilikan (ownership). Dengan adanya identitas ini maka akan jelas siapa pemilik file tersebut, siapa yang berhak membaca, menulis atau menjalankannya.

 

 

 

  •  Melihat Pemilik File dan Group

Untuk melihat kepemilikan suatu file dan group, gunakan perintah ls dengan option -l

Contoh :

[arie@localhost Desktop]$ ls -l tesfile

-rw-rw-rw- 1 arie arie 0 Jan 23 05:32 tesfile

Terlihat nama arie yang pertama adalah pemilik file dan nama arie yang kedua adalah nama groupnya. Secara default nama group sama seperti nama pemilik file.

 

  •  Mengubah Kepemilikan File & Direktori

Pemilik sebuah fle atau direktori dapat diganti menjadi milik user yang lain. Untuk mengganti digunakan perintah chown

Format : chown option pemilik_baru nama_file/direktori

Contoh :

[root@localhost Desktop]# chown klas tesfile

Lihat kembali perubahannya,

root@localhost Desktop]# ls -l tesfile

-rw-rw-rw- 1 klas arie 0 Jan 23 05:32 tesfile

  • Perintah chown harus dilakukan melalui root. User pengganti sudah harus ada dalam sistem.

 

  •  Mengubah Kepemilikan Group

Untuk mengubah pemilik group digunakan perintah chgrp. Perintah ini harus dilakukan melalui root dan group pengganti sudah harus ada dalam sistem.

Format : chgrp option group_pengganti nama_file/direktori

Contoh :

[root@localhost Desktop]# chgrp tesgrup tesfile

Lihat kembali perubahannya,

[root@localhost Desktop]# ls -l tesfile

-rw-rw-rw- 1 klas tesgrup 0 Jan 23 05:32 tesfile

 

Perintah Dasar yang Berhubungan dengan Manajemen File

touch

Perintah untuk mengganti waktu pembuatan suatu file. Tetapi bila file yang anda ketikkan belum ada maka secara otomatis file tersebut akan dibuat. Anda bisa menentukan tipe file yang anda inginkan. Tetapi file yang dibuat dengan perintah ini adalah file kosong (tidak ada isinya).

 

 

 

cat

Perintah cat, digunakan untuk menampilkan isi file. Biasanya file

yang ditampilkan dengan perintah ini adalah file yang bertipe teks. Dan

yang pasti bukan file kosong.

 

Ketikkan cat > puisigombal.txt lalu tekan tombol Enter, kemudian

mulailah mengetikkan isi file teks yang anda inginkan.

kalau sudah selesai simpan file anda dengan menekan Ctrl + c. Selain itu

anda juga bisa menekan Ctrl + z.

Sekarang anda punya file yang sudah ada isinya dan bisa kita gunakan

untuk latihan selanjutnya. Coba gunakan perintah cat untuk melihat isi

file tersebut.

 

cp

Berfungsi untuk mengcopy atau menduplikat file dan direktori.

Format : cp nama_file_asal nama_file_hasil

 

Gambar diatas menunjukkan proses mengcopy puisigombal.txt

menjadi hasilcopy.txt kemudian isi dari hasilcopy.txt

 

Contoh kedua ini kita mengcopy file puisigombal.txt ke folder tertentu,

yaitu ke folder /home/dhanie/dataku/song

mv

Perintah untuk memindahkan file dan direktori. Perintah ini juga bisa

digunakan untuk merename (mengganti) nama file atau direktori.

Format : mv nama_file nama_file_baru

mv nama_file direktori_tujuan

Contoh :

 

Perintah diatas mengganti nama file hasilcopy.txt menjadi hasil.txt

 

 

Perintah diatas mengganti nama direktori song menjadi lagu

rm

Untuk menghapus (remove) file atau direktori.

Format : rm nama_file

 

find

Mencari suatu file dalam direktori tertentu. Anda bisa melakukan

pencarian berdasarkan nama, ukuran, waktu pembuatan file dsb. dengan

memberikan option yang anda inginkan.

Format : find perkiraan_direktori option

Membuat dan mengedit file

􀂃 touch → membuat file tanpa isi

#/$ touch namafile

􀂃 cat → membuat file

#/$ cat namafile

………ketik………

Ctrl+d → untuk save

􀂃 vi → membuat dan mengedit

#/$ vi namafile

Tekan tombol insert untuk memulai dokumen, tombol esc untuk keluar

Untuk menyimpan, setelah esc ketik “:wq”

􀂃 mcedit → membuat dan mengedit

#/$ mcedit namafile

Tekan F2 untuk save

Tekan F10 untuk keluar

 

 

 

 

 

Perintah Dasar yang Berhubungan dengan Direktori.

ls

Menampilkan isi dari suatu direktori. Perintah ini bisa berdiri sendiri

ataupun dijalankan dengan argument.

Contoh option yang bisa anda sertakan adalah:

 

dir

Memiliki fungsi yang sama dengan perintah ls, yaitu menampilkan

is direktori. Anda bisa membuka manual dari perintah dir. Pemberian

option dan argument sama dengan perintah ls.

pwd (print working direktory)

Menampilkan direktori yang sedang aktif (curent directory).

mkdir

Perintah untuk membuat direktori

Buat direktori dengan nama dataku , ketikkan

dhanie@localhost:~$ mkdir dataku

untuk melihat hasilnya lihat dengan perintah ls

cd

Perintah untuk berpindah direktori aktif.

rmdir

Perintah untuk menghapus direktori kosong.

Untuk keperluan mencoba menghapus direktori, kita harus membuat

direktori lagi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

pert 4 :

Dasar-Dasar Penggunaan Editor vi

 

            Editor VI merupakan editor berbasis layar yang digunakan oleh banyak pemakai UNIX. Berbasis layar berarti teks yang akan disunting ditampilkan dalam sebuah layar dan pemakai dapat menggerakkan kursor pada bagian layar yang ingin diperbaiki.

            Jika kita menggunakan editor VI untuk pertama kalinya, mungkin kita akan mengalami kesulitan. Hal ini disebabkan karena perintah-perintah pada editor VI harus dihafalkan. Pada editor VI tidak terdapat menu-menu seperti pada editor PICO, sehingga ada kesan bahwa editor VI tidak user-friendly. Akan tetapi editor VI merupakan editor teks standar yang ada pada setiap sistem operasi UNIX. Jadi kita harus mengetahui dasar-dasar penggunaan editor VI untuk berjaga-jaga seandainya editor teks yang biasa kita gunakan tidak tersedia pada sistem operasi UNIX yang kita gunakan.

 

Dua Modus Pada Editor VI

            Hal pertama yang perlu diketahui oleh pemakai adalah bahwa editor VI memiliki dua modus, yaitu modus perintah (command mode) dan modus penyisipan (insert mode) Modus perintah dapat digunakan untuk memasukkan perintah-perintah untuk memanipulasi teks dan file. Perintah-perintah ini biasanya terdiri dari satu atau dua buah karakter. Modus penyisipan digunakan untuk melakukan pengetikan teks.

            Pada saat kita memulai editor VI, kita langsung berada pada modus perintah. Ada beberapa perintah untuk memasuki mode penyisipan. Perintah-perintah yang paling sering digunakan adalah perintah a dan i. Bila kita menekan tombol [Escape], maka kita akan kembali ke modus perintah. Penekanan [Escape] pada modus perintah tidak akan mangakibatkan kita keluar dari modus perintah.

 

Memulai Editor VI

            Dengan menggunakan editor VI, kita dapat membuat file baru atau menyunting file yang sudah ada. Perintah untuk memulai editor VI adalah “vi nama_file”. Bila nama_file merupakan file yang sudah ada, pada bagian bawah layar akan ditampilkan jumlah baris dan jumlah karakter pada file tersebut. Bila nama_file merupakan file baru, pada bagian bawah layar akan ditampilkan keterangan bahwa file tersebut adalah file baru.

            Pada layar akan tampak baris-baris yang diawali dengan tanda tilde (~). Baris yang diawali dengan tanda ini menunjukkan baris tersebut belum pernah digunakan oleh pemakai. Editor VI juga dapat dimulai tanpa menyertakan nama_file. Akan tetapi nama_file ini harus diberikan pada saat kita ingin menyimpan pekerjaan ke file. Pada bagian kiri atas dari layar akan tampak kursor yang berkedip yang menunjukkan bahwa editor siap menerima perintah dari pemakai.

Keluar Dari Editor VI

            Untuk keluar dari editor VI, ada beberapa perintah yang dapat digunakan. Semua perintah ini harus dimasukkan dari modus perintah:

Perintah-perintah untuk keluar dari editor VI.

Perintah

Keterangan

:q [Enter]

Keluar dari editor VI, hanya jika tidak ada modifikasi pada file.

ZZ

Menyimpan ke file dan keluar dari editor VI

:wq [Enter]

Sama seperti ZZ

:x [Enter]

Sama seperti ZZ

:q! [Enter]

Keluar dari editor VI tanpa harus menyimpan ke file

 

Beberapa Perintah Pada Modus Perintah

            Penjelasan tentang perintah-perintah pada modus perintah akan dibagi dalam beberapa bagian. Perintah-perintah yang akan dijelaskan antara lain : menggerakkan kursor, menghapus teks, faktor pengulang, membatalkan perubahan atau penghapusan, mencari string, dan berpindah layar.

  • Menggerakkan Kursor

            Di bawah ini adalah perintah-perintah yang dapat digunakan untuk menggerakkan kursor pada modus perintah.

 

Perintah-perintah untuk mengerakkan kursor.

Perintah

Keterangan

l panah kanan atau spasi

ke kanan 1 karakter

h atau panah kiri

ke kiri 1 karakter

j atau panah bawah

ke bawah 1 baris

k atau panah atas

ke atas 1 baris

 

  •  Menghapus Teks

            Di bawah ini adalah perintah-perintah yang dapat digunakan untuk menghapus teks dari modus perintah.

 

 

Perintah-perintah untuk menghapus teks.

Perintah

Keterangan

x

menghapus karakter pada posisi kursor

X

menghapus karakter disebelah kiri kursor

dd

menghapus satu baris pada posisi kursor

d [Enter]

menghapus dua baris, baris pada posisi kursor dan baris berikutnya

d0

menghapus dari awal baris sampai tepat sebelum posisi kursor

d$

menghapus dari posisi kursor sampai akhir baris

 

  •  Faktor Pengulang

            Beberapa perintah dapat diulang beberapa kali dengan menambahkan jumlah pengulangan di depan perintah. Sebagai contoh, dd adalah perintah untuk menghapus satu baris. Untuk menghapus 3 buah baris tanpa harus memasukkan perintah dd sebanyak 3 kali dapat digunakan : 3dd.

  •  Membatalkan Perubahan atau Penghapusan

            Jika kita melakukan kesalahan menghapus tanpa sengaja, kita dapat memperbaikinya dengan menggunakan perintah u atau U. Perintah u digunakan untuk membatalkan perubahan terakhir yang dilakukan oleh pemakai, sedangkan perintah U digunakan untuk membatalkan seluruh perubahan pada satu baris.

 

  •  Mencari String

            Editor VI memiliki dua jenis pencarian, yaitu : string dan karakter. Untuk pencarian string, perintah yang digunakan adalah perintah / dan ?. Pada saat kedua perintah ini digunakan, perintah yang diketikkan akan muncul dibagian bawah layar, tempat kita mengetikkan string yang ingin dicari. Kedua perintah ini berbeda hanya pada arah pencarian yang akan dilakukan. Perintah / mencari ke arah bawah, sedangkan perintah ? mencari ke arah atas dari file. Perintah n dan N digunakan untuk melanjutkan proses pencarian yang sebelumnya. Perintah n akan mencari dalam arah yang sama, sedangkan perintah N akan mencari dalam arah yang berlawanan.

 

  •  Berpindah Layar

            Editor VI juga menyediakan perintah-perintah untuk berpindah layar dengan cepat tanpa harus menggerakkan kursor perbaris. Perintah-perintah tersebut adalah :

 

Perintah-perintah untuk berpindah perlayar.

Perintah

Keterangan

ctrl-b

berpindah satu layar sebelumnya

ctrl-d

turun setengah bagian layar

ctrl-f

turun satu bagian layar

G

turun ke bagian akhir dari file

line no. G

memindahkan kursor ke line tertentu

ctrl-j

naik setengah bagian layar

 

 

 

 

pert 5 :

Ekspresi beraturan pada editor vi

perintah dasar untuk pencarian :

/[0-9]

Mencari numeric

/[a-z]

Mencari string/karakter kecil

/[A-Z]

Mencari string/ karakterbesar

/^String

Mencari baris yang diawali dengan string

/String $

Mencari baris yang di akhiri dengan string

/[Ss]tring

Mencari kata string atau string

/String

Mencari kata string

 

Perintah Ekspresi beraturan lainya :

:s/saya/SAYA

Mengganti kata saya menjadi SAYA tergantung pada huruf capital

:1,$s/saya/ SAYA

Mengganti seluruh kata saya menjadi SAYA

:s/[Ss]aya/ SAYA

Mengganti kata SAYA atau saya menjadi SAYA

:1,$s/[A-Z]/\|&/g

Mengganti semua huruf besar menjadi huruf kecil

:1,$s/[A-Z]/\u&/g

Mengganti semua huruf besar menjadi huruf besar

:1,$s/[^0-9]//g

Menghapus semua huruf

:1,$s/^/**/g

Menyisipkan **pada setiap awal baris

:1,$s/$/**/g

Menyisipkan **pada setiap akhir baris

:g/SAYA/d

Menghapus semua baris yang mengandung kata SAYA

 

SEJARAH LINUX

Linux adalah sebuah sistem operasi yang dikembangkan oleh Linus Benedict Torvalds dari Universitas Helsinki Finlandia. sebagai proyek pertama dimulai tahun 1991, Torvalds menulis Linux, disebuah kernel untuk prosesor 80386, prosesor 32-bit pertama dalam kumpulan CPU Intel yang cocok untuk PC.kemudian barulah pada tanggal 14 Maret 1994 versi 1.0 mulai diluncurkan, dan hal ini menjadi tonggak sejarah Linux.

Linux ini sendiri merupakan clone dari UNIX yang telah di- port ke beragam platform, Intel 80×86, AlphaAXP, MIPS, Sparch, Power PC, dsb. Sekitar 95% kode sumber kernel sama untuk semua platform perangkat keras.Linux termasuk sistem operasi yang didistribusikan secara open source, artinya kode sumber Linux diikutsertakan sehingga dapat dipelajari dan dikembangkan dengan mudah. Selain itu Linux dikembangkan oleh GNU (General Public License). Linux dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti: jaringan, pengembangan software, dan sebagai end-user platform. Selama ini Linux menjadi sistem operasi yang menjadi banyak perhatian karena kecanggihan dan harganya yang relatif murah dibanding dengan sistem operasi yang lain.Linux mendukung banyak Perangkat keras Komputer, dan telah digunakan di dalam berbagai peralatan dari Komputer pribadi, Superkomputer dan Sistem Benam (Embedded System) seperti handphone dan Perekam Video pribadi Tivo.

KELEBIHAN LINUX
 
  • Linux adalah Operating System yang open source, bebas dan terbuka. Sehingga tidak perlu biaya untuk mendapatkannya, lisensinya FREE! boleh di utek-utek sepuasnya :-)
  • Linux gampang dioperasikan sekarang. Tidak seperti dulu yang masih identik dengan para hacker, tampilannya pun telah mengikuti perkembangan, bahkan lebih baik daripada windows 7.
  • Hampir semua aplikasi yang bisa dijalankan di Windows, telah ada aplikasinya di Linux yang dikembangkan oleh komunitas Linux atau bisa menggunakan bantuan software emulator seperti wine untuk menjalankan file .exe dan .msi yang biasanya jalan di windows.
  • Memiliki keamanan yang unggul karena di desain multiuser sehingga bila virus menjangkiti user tertentu, akan sangat sangat sulit menjangkiti dan menyebar ke user yang lain. Berbeda dengan Windows yang pasti pernah terkena virus, spyware, trojan, adware, dan sebagainya. Hal ini hampir tidak terjadi pada Linux. Ada pendapat bahwa Linux lebih aman karena jumlah penggunanya lebih sedikit dibanding Windows, namun anggapan itu kurang pas.
  • Cocok untuk komputer dengan spesifikasi minimal karena Linux membutuhkan resource yang lebih kecil dari Windows. Selain itu hampir semua distro populer menyediakan versi 32 bit maupun 64 bit.
  • Linux dapat berjalan dalam dua mode, modus teks dan modus GUI namun pada umumnya modus teks (terminal) ini lah yang menjadi kekuatan Linux. Modus GUI sendiri memiliki banyak pilhan desktop environment-nya seperti KDE, Gnome, BlackBox, XFCE.
  • Jarang sekali komputer tiba-tiba ngadat, hang dan harus restart dengan menekan tombol ctrl+alt+del untuk mengakhiri kejadian tersebut karena Linux lebih stabil. Komputer yang dijalankan di atas sistem operasi UNIX sangat dikenal stabil berjalan tanpa henti seperti halnya linux.
  • Linux memiliki kompatibilitas ke belakang yang lebih baik (better backward-compatibilty). Perangkat keras yang telah berusia lama, masih sangat berguna dan dapat dijalankan dengan baik di atas Linux. Termasuk dukungan pada softwarenya.
  • Memiliki komunitas yang besar dan beragam di seluruh dunia
  • Beragam pilihan ada Ubuntu, Debian, RedHat, openSuSe, Fedora, Mandriva (Mandrake), dsb. Keanekaragaman ini memberi kita banyak pilihan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Lihat chart distribusi Linux di http://distrowatch.com untuk mengetahui rangking distro-distro Linux.
KEKURANGAN LINUX
 
  • Banyak pengguna yang belum terbiasa dengan Linux dan masih ‘Windows minded’, takut untuk beralih dari Windows.
  • Dukungan perangkat keras dari vendor-vendor tertentu yang tidak terlalu baik pada Linux. Untuk mencari daftar perangkat keras yang didukung pada Linux, kita dapat melihatnya di Linux-Drivers.org atau LinuxHardware.org.
  • Proses instalasi software / aplikasi yang tidak semudah di Windows. Instalasi software di Linux, akan menjadi lebih mudah bila terkoneksi ke internet atau bila mempunyai CD / DVD repository-nya. Bila tidak, maka kita harus men-download satu per satu package yang dibutuhkan beserta dependencies-nya.
  • Bagi administrator sistem yang belum terbiasa dengan Unix-like (seperti Linux), maka mau tidak mau harus mempelajari hal ini. Sehingga syarat untuk menjadi administrator adalah manusia yang suka belajar hal-hal baru dan terus-menerus belajar.
  • Aplikasi-aplikasi di Linux belum seampuh aplikasi di Windows.
  • Struktur direktori dan hak-akses yang membingungkan bagi yang sudah terbiasa dengan Windows dan belum mengenal UNIX/Linux sama sekali.